Text
PETA JALAN PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA DI INTERNET : SEBUAH PENGANTAR
Seperti pengguna internet lain layaknya, anak-anak dan remaja pun melakukan
kegiatan interaksi, baik sebagai pengguna konten maupun sebagai pembuat konten.
Apapun kegiatan anak dan remaja terkait internet, akan membawa anak dan remaja
pada praktik dan konten internet, baik yang patut dan berguna maupun pada konten
yang tidak patut, bahkan membahayakan. Praktik dan konten internet yang tidak patut
bagi anak sangat beragam, mulai dari informasi yang bersifat komersial (iklan), iklan
palsu (spam), praktik dan konten kekerasan dan agresivitas (pembunuhan, perkelahian,
kejahatan, ujaran kebencian, perundungan, pelecehan), dan juga praktik dan konten
yang berhubungan dengan seks dan pornografi . Selain itu, internet juga berpotensi
menjadi sumber informasi yang terdistorsi, mengarah pada prasangka dan stereotipestereotipe negatif. Bahkan, belakangan, data laporan menyebutkan internet menjadi
sumber informasi yang berkaitan dengan praktik dan konten prostitusi, terorisme dan
perdagangan manusia. Praktik dan konten yang tidak patut tersebut berbahaya bagi
keselamatan jiwa anak dan remaja dan dapat mengganggu keseimbangan jiwa anak
(merasa direndahkan, dipermalukan, ditindas, diasingkan, dimanfaatkan) yang pada
akhirnya menyebabkan kemarahan, kesedihan, ketakutan yang mengganggu rasa
percaya diri mereka.
| ebook0430001 | 004.678 END p | Perpustakaan Digital Taufik Ikram Jamil (Perpustakaan Digital) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain